Biarkan Merah Putih itu, Nana

Nana merupakan seorang ibu rumah tangga sementara suaminya merupakan seorang pegawai kabupaten di kota dimana Nana tinggal. Nana dan suaminya dikaruniai 2 orang anak. Anak pertama Nana kelas 9 sementara yang kedua kelas 6.

Sumber: Google Image

Hari ini tanggal 14 Agustus dimana 3 hari lagi merupakan hari ulang tahun kemerdekaan RI. Sebuah bendera merah putih lusuh telah berdiri di halaman depan rumah Nana menandakan bahwa penghuni rumah yang bersangkutan menghargai jasa para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan RI puluhan tahun yang lalu.

Pekerjaan perkerasan jalan yang dilakukan di jalan depan rumah Nana mengakibatkan banyak debu yang beterbangan, apalagi saat angin kencang bertiup seperti saat ini. Debu-debu tersebut menempel di pagar rumah serta di tiang bendera yang dipancangkan di halaman rumah Nana.

Meskipun tiang bendera tersebut diatas kotor, Nana yakin hati penghuni rumahnya tidak akan sekotor itu. Keyakinan itu timbul ketika Nana memeriksa apakah bendera merah putih miliknya ikut-ikutan kotor terkena debu dari pekerjaan perkerasan jalan tersebut di atas atau tidak.

Siang harinya selepas semua anaknya pulang sekolah, Nana. dan 2 anaknya makan siang bersama-sama. Sehabis makan siang, anak-anak Nana sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing meskipun tidak meninggalkan rumah karena hari masih panas.

Malam harinya, Nana makan malam bersama suami dan 2 orang anaknya sambil bercakap-cakap. Betapa bahagianya hati Nana memandang seluruh anggota keluarganya lengkap serta berwajah ceria saat itu.

Akhir bulan bendera itu akan aku simpan untuk aku kibarkan lagi tahun depan, bisik Nana sambil merebahkan tubuhnya ke tempat tidurnya untuk mengakhiri kegiatannya hari itu.